Sampai Kapan

Posted in: It's MY LIFE! by j0k3r on February 11, 2011

Ku berjalan menyusuri kegelapan

Ku berjalan menuju ketidaktahuan

Ku berjalan menuju sesuatu yg tidak kuketahui

Ku berjalan Mencari dan terus mencari

Sampai Kapan ku harus mencari di dalam kegelapan

Sampai Kapan ku mencari jawaban

Sampai kapan ku mengejar hal yg tidak kutahu

Sampai kapan ku berjalan tidak tentu arah

Ohhh Kau YG DI ATAS

Miurkalah kau atas ras kami ini

yang hanya memikirkan ego dan kesenangan duniawi

Ohhh Kau YG DI ATAS

Sedih HatiMU melihat manusia

yang terjerumus semakin dalam ke dalam kegelapan

Sampai Kapan ohhh Sampai Kapan

Ku dapat mencapai pencerahan

untuk menemukan arti dari hidupku di dunia ini

Ohhh sampai kapannn… Sampaii Kapannn…

Tags:

Berkata JUJUR itu SAKIT!!!

Posted in: Things In LIFE by j0k3r on February 11, 2011

Hidup ini kadang susah bila dilihat lihat. Di manakala kita berbuat baik terkadang hal itu membuat sebagian orang tidak suka. Di manakala kita berbuat jahat sebenarnya tidak semua orang tidak suka tapi ternyata diam2 mendukung karena dia tidak bisa melakukan itu dan berharap ada yang mewakilinya. Itulah hidup banyak hal-hal yang masih tidak kita mengerti dikarenakan ketidasksempurnaan kita. Bayi yang awalnya masih polos dan lugu namun dikarenakan pengaruh luar maupun yang terdekat dapat menjadi kotor jiwanya. Banyak kasus-kasus seperti yang saya sebut di atas di mana ada orang tua sibuk dengan pekerjaannya dan anak-anaknya ditelantarkan dan diserahkan begitu saja kepada suster untuk menggantikan mereka. Lantas apa gunanya mereka dilahirkan bilamana anak2 itu hanya dilahirkan untuk tujuan tertentu seperti penerus, atau lain sebagainya. Orang tua yang tidak mengurus anaknya seringkali memanjakan anak-anaknya dengan hal materiil bukan dengan kasih sayang sehingga banyak dari generasi penerus selanjutnya akan menjadi manusia yang congkak dan kurang kasih sayang. Sekian banyak hal-hal dibahas dan dibicarakan dari waktu ke waktu mengenai karakter manusia tapi sedikit sekali yang memahami arti sebenernya.

Terkadang hal yang penting akan menjadi tidak terdengar dan tidak tersampaikan ke dalam diri kita di mana kita tidak semudah itu bisa menerima sesuatu yang buruk mengenai kita dengan bijak. Mungkin dengan entengnya kita berucap bahwa kita tidak keberatan tentang orang2 yang berkata buruk mengenai kita tapi dalam hati kadang kita merasa tidak enak dan ingin melakukan pembelaan. Yahh tapi hal ini sudah dialami diri kita baik kita sadari atau nga.

Pernah nga kalian berada di dalam kondisi di mana orang meminta pendapat kita mengenai dirinya? ….. Coba pikirkan saat2 di mana anda diajukan pertanyaan seperti itu. Tentunya orang yang bertanya kepada anda mengharapkan jawaban yang baik dari anda (posisikan diri anda di posisi penanya). Bagi yg ditanya mungkin kita bingung mau berkata seperti apa dan biasanya kita memilih cara teraman dalam menjawab pertanyaan itu dan hanya berkata sekedarnya dan yang terlihat baik saja. Yah tentunya hal ini membuat sang penanya senang dan bagi yg ditanya tidak usah bertengkar ataupun berselisih. Ada kejadian di mana di dalam suatu organisasi kita harus membeli sesuatu yang dapat dipakai secara bersama-sama di tim tersebut. Tapi apakah semua orang akan setuju untuk bersama-sama membeli barang tersebut? Bisa saja sesuatu tersebut ternyata tidak sesuai dengan anggota lainnya dan beberapa anggota menolak untuk membeli barang tersebut dikarenakan mereka juga jarang memakai alat itu.

Coba kita lihat dari 2 sisi baik dari yg mengajukan untuk bersama-sama membeli dan yang menolak membeli. Di sisi yg mengajukan memang lebih mudah bila semuanya membeli barang tersebut dan hal itu tentunya akan meringankan biaya dalam membeli barang tsb, menyenangkan karena semua meski pake sebentar tetap berpartisipasi patungan dan tentu saja yang mengajukan itu yang mengurus (yah g taulah repotnya jadi pengurus karena g jg pernah jd ketua tapi yah tetep harus ada demokrasi). Di sisi yang menolak sebenernya kalo mo dilihat dari sisi HAM masing2 individu berhak mempunyai pendapat sendiri dan berhak menolak sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya bila kita memaksa maka itu akan melanggar HAM. Pihak yang menolak pun sebenernya kalo boleh dibilang mungkin saja mempunyai pemikiran yang berbeda dan sudut pandang yg berbeda di mana yg kita tidak tahu. Kadangkala sesuatu yang dipaksakan mungkin pada awalnya baik namun belum tentu baik pada akhirnya. Sebagai pihak yang mengajukan mau ga mau harus bisa mengikhlaskan kalo yg tidak mau patungan dikarenakan hanya pake sebentar/jarang. Yah tapi lebih baguslah bila terang-terangan terbuka menyatakan tidak mau patungan daripada kita berbicara di belakang di mana tentunya hal itu akan lebih tidak mengenakkan bagi kondisi organisasi itu ke depannya.

Pernah ada kejadian lucu di mana saya pernah berada di kondisi situasi saya ditanyakan oleh kenalan saya saat kuliah dulu. Saat telponan ditanya “Eh menurut u g gimana orangn ya?” yah berhubung g orangnya cuek yah g jawab lah ju2r apa yg ada di pikiran g di mana yah banyakan hal2 jelek yg g kasi tau ama dia (Maklum ada bel Character Building pas di kul dulu hehehe…). Yah buntut2 dari kejujuran g yah ternyata dia kaya sakit hati gitu (karakter sanguin) dan ga terima perkataan g (semacam self defense lah). Memang sih kalo g ditempatin di dia mungkin g bisa seperti itu tapi kl dipikir2 lagi dari pengalaman itu pertanyaan yg plg sering g pake “Menurut u hal2 yg perlu diperbaiki/jelek ttg g apa sih?”. Anggapannya sih kita harus jelas mau nanya untuk mendapatkan jawaban yg kita harapkan. Tp kl dipikir-pikir bukannya lebih bagus ya kl kita bertanya ttg kekurangan kita tapi bukannya kita ga PD atau lain sebagainya. Tanpa sadar kan sebenernya bisa saja kita melakukan suatu kebiasaan yg buruk dan kita tidak sadar. Nahhh balik lagi ke pertanyaan tadi “Menurut u g gimana orgnya”. Saat g jawab JUJUR ttg pertanyaan ini sebenernya sakit juga sih pas ngomongnya. KENAPA? Karena g takutnya org yg g jawabin agp g SOK Tau dan anggapannya tuh kalo ngomong ju2r kaya nusuk jarum ke org yg nanya. Tapi yah gausah munafik segala lah meski lg PDKT atau apa. Prinsip g kan lebih enak kalo ga Cocok di awal lgsg bubar daripada agp Cocok2 aja tp ternyata Cocok PALSU.

Hidup itu memang tidak mudah terkadang di satu situasi jujur itu diperlukan tapi di situasi lainnya jujur itu bisa jadi malah menjadi bumerang bagi kita. Tapi cobain deh kasus di atas apakah dapet jawaban yg sama atau tidak ky g (Tp liat karakter dia juga ya jgn2 malah disimpen di hati). Susah emang di satu sisi kita ingin menghindari perselisihan namun harus dgn berbohong. Kalo kita jujur ehhh jadi2nya malah berantem padahal masalahnya sepele mungkin (kaya bersifat material gt kaya beli barang, dll). Baik di situasi kerja ataupun situasi seperti apapun janganlah KERAS KEPALA dan cobalah mendengar MASUKAN orang lain meskipun itu terkadang menyakitkan. Tantangan berkata JUJUR : jadilah TEGAS dan jangan TAKUT mengutarakan pendapat meski kadang hal itu SAKIT dan bisa membuat berantem. Andai semua orang bisa Memposisikan DIRI di posisi orang lain dan bersifat terbuka menerima masukan mungkin di masa depan dunia akan menjadi damai dan lebih indah. SALAM Dashyat…..

Tags:

Belajar dari Ketidak SEMPURNA an

Posted in: ThinkABLE by j0k3r on February 11, 2011

Duhhh… kenapa sih g begini dan kenapa g ga begitu..  Sering banget kita ngomong ke diri kita dan menanyakan tentang hal tersebut.  Dalam diri pengen deh kita memperbaiki kesalahan yang terjadi akibat hukum sebab akibat dan terkadang kita menyalahkan orang lain atas hal yg tidak diinginkan terjadi.  Semua itu adalah gambaran atas ketidaksempurnaan diri kita manusia (lihat notes “Sifat Dasar Manusia”).  Justru terkadang dari ketidaksempurnaan itu kita menjadi belajar lebih banyak hal tentang kehidupan ini baik yg dialami oleh diri sendiri maupun tercermin pada orang lain.

Bersyukurlah mereka yg merasa dirinya sempurna dan tidak ada lg yg diperlukan untuk diperbaiki di dalam dirinya namun yg mana hal tersebut membuat dirinya bagaikan katak dalam tempurung yg tidak bisa melihat bahwa justru banyak ketidaksempurnaan pada dirinya.  Bersyukurlah orang yg tau dirinya tidak sempurna dan mencoba untuk memperbaiki kesempurnaannya meski kesempurnaan bukanlah sesuatu yg bisa dicapai oleh umat manusia yg telah kotor jiwanya semenjak lahir.  Tidak ada yg sempurna selain YG DI ATAS (Tuhan/Allah atau apapun sebutan dari kita umat manusia kepada Sang Pencipta).

Ketidaksempurnaan dapat dibagi 2 baik secara lahiriah(fisik) maupun batiniah (mental).  Taukah kalian bagaimana perasaan orang yg jelek atau fisiknya tidak sesuai dengan gambaran iklan2 yg sering muncul di TV maupun media lainnya?  Mereka yg secara fisiknya tidak sempurna/tidak sesuai gambaran akan merasa tidak Percaya Diri, mengutuk diri sendiri maupun orang tua dan kepada Pencipta, dan masih banyak hal negatif lainnya di mana hal ini akan menciptakan ketidaksempurnaan pada mental mereka.  Mereka yg berada pada keadaan ini jikalau dapat mulai menerima diri apa adanya akan dapat lebih menikmati hidup dan tidak menyalahkan diri maupun sekelilingnya dan akan melakukan segala yg dapat meningkatkan nilai dirinya.  Dulu saya orang yg gemuk sekali dan saya tau bagaimana tidak enaknya menjadi seperti itu di mana saya sering sakit dan banyak hal yg membuat saya kesal dengan keadaan yg ada di dalam diri saya.  Untunglah hal itu bisa dilewati berkat dukungan keluarga saya di mana saya dibatasi untuk makan agar tidak terlalu gemuk meski saya kesal kenapa saya pengen makan tapi tidak diberi…. Hehehe… Jadi lucu mengingatnya.  Tapi benar saya merasa dengan kondisi ketidaksempurnaan fisik saya, saya kesal dan malu bila dibandingkan dengan saudara seumuran maupun teman yg jarang sakit dan pintar di kelas.  Untunglah saya masih termasuk orang yg cuek dan lebih focus pada apa yg menjadi keinginan saya.

Kondisi tidak sempurna secara mental/batiniah umumnya sulit dilihat karena biasanya orang tersebut kebanyakan mempunyai fisik yg boleh dibilang sempurna (meski gada yg sempurna sih pastinya).  Kita melihat dia kaya, ganteng/cantik, tubuhnya atletis/sexy, dan masih banyak hal menarik mengenai fisik lainnya.  Tapi terkadang sesuatu yg bagus dari luar belum tentu seperti itu begitu kita melihat ke dalamnya ambil contoh saja Cowo keren ganteng dengan tubuh atletis dan kaya ga punya pacar sampai sekarang kenapa coba? Ternyata karena dia GAY.  Bukannya saya menyalahkan gay tapi itu bukanlah salah orang tersebut karena itu merupakan bawaan dari sejak dia lahir atau malah bisa jadi karena pengaruh lingkungan (cth : orang tua yg menginginkan anak perempuan memperlakukan anak lakinya seperti perempuan yg mana ini mempengaruhi mental anak tsb).  Bagi yg mengalami ketidaksempurnaan di bagian ini akan merasa sangat sulit sekali karena kondisi seperti ini biasanya khusus dan susah bagi orang biasa memahami perasaan orang yg mengalaminya.

Semua kejadian tuh hamper saling berhubungan satu sama lain.  Ketika kita mengalami ketidaksempurnaan di salah satu bagian akan berakibat ke bagian lain juga.  Yg paling susah untuk diatasi adalah yang mengalami ketidaksempurnaan di ke 2 bagian tersebut khususnya di bagian mental.  Tapi dari kejadian tersebut baik kita yg mengalami sendiri maupun orang lain kita memperkaya wawasan kita dan hal tersebut dapat membantu orang lain yg mengalami masalah yang sama.  Memang tidak mudah untuk melewati ketidaksempurnaan yang ada di diri kita maupun membantu mengatasi ketidaksempurnaan di diri orang lain.  But itulah menariknya duniaaa  broo…  Kalo semua berjalan monoton dan tidak ada sesuatu yg ganjil rasanya hidup menjadi kurang berwarna.  Hidup memang penuh dengan cobaan tapi tetap kita harus menganggap bahwa  itu adalah TANTANGAN dalam HIDUP.

Tags:

Pemimpin? Hmmhhh… begitu denger kata ini sih mungkin terlintas di pikiran kita seseorang yg begitu hebat, pintar, mempunyai banyak pengikut dan mempunyai kekuatan untuk melakukan sesuatu dan segala hal2 hebat lainnya.  Terlepas dari semua hal-hal yang baik dan terdengar wah mengenai kata PEMIMPIN sy ingin mengajak anda semua untuk berpikir lebih jauh mengenai proses dari menjadi seorang pemimpin.

Mungkin ada yg bingung dengan judul dari Notes yg dibikin ini tapi lambat laun mungkin anda semua yg membaca akan mengerti mengapa sy memberi judul seperti ini.  Pernah ga sih dalam hidup loe loe pada merasakan pengalaman menjadi pempimpin.  Mungkin bagi orang yg ga pernah jadi pemimpin bakal merasa enak sekali menjadi pemimpin, terlihat gagah dan begitu hebat dalam melakukan tugasnya.  Sebenarnya di dalam kehidupan kita sehari-hari kita ini juga sudah menjadi pemimpin (bagi diri kita sendiri).  Kita memimpin diri kita untuk tepat waktu, melakukan sesuatu yang kita inginkan, menetapkan tujuan dan lain sebagainya tapi tetap aja kita ga merasakan hal itu sebagai pemimpin karena di dalam benak kita menjadi pemimpin lebih kepada memimpin orang lain untuk tetap berada di bawah kendali kita.  Yah singkatnya seperti itu lah pembukaannya. Hehehe….

B a Leader is Like a Sh**t! Mengapa judul ini saya berikan?  Anggapannya sih begini dari sudut pandang g (ga tau deh dari sudut pandang orang lain yg udah jadi pemimpin maupun belum).  Jadi pemimpin yg BAIK tuh capekk abiss dan banyak tantangannya.  Mungkin orang yg melihat dari bawah melihat bahwa pimpinan itu enak kerjanya nyante n gaji lebih gede.  Tapi inget semakin gede GAJI semakin besar TANGGUNG JAWAB (dah kaya kutipan film Spiderman aja nih..Hehhee..).    Sebenernya jadi pemimpin yg baik itu ga Mudah karena bagi g sih udah melawan sifat dasar Manusia (baca Notes Sifat Dasar Manusia, Cieee.. jadi promosi nih g).  Eh e…  tadi sampai mana.. Oh iya tentang sifat Dasar Manusia coba baca sendiri n nyambungin ke sana ya.  Manusia pada dasarnya tuh pengen diperhatiin tapi inget Kl U jd Pemimpin jangan berharap bahwa bawahan harus Bisa dan BISA ngertiin u.  Justru sbg Pemimpin qt harus meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran kita untuk selalu dan SELALU mengerti mengenai bawahan kita baik mengenai kesulitan dan ketidakmampuannya di dalam melakukan pekerjaannya.  Capek ga? So PASTIIi Cape… yah tapi itu mah terserah orang lah mau jadi pemimpin yg seperti apa mau jadi pemimpin yg asal g dateng kerjaan beres gaji lancar atau “G dateng semua lancar dan sukses bersama”.

Ga mudah emg jd Pemimpin di mana terkadang kita menemukan kesulitan untuk memahami dan bekerja sama dengan bawahan qt.  Ada kalanya meski seorang Pemimpin menemukan bawahannya tidak mau membuka hatinya dan bekerja sama sehingga suatu komunikasi menjadi DEADLOCK.  Nah kalo ketemu hal ky gini gimana?  G sih jadi keinget film yg berjudul “The Return of Titans” di mana tim futbal tersebut ternyata ada org yg ga terima dan masih rasis sehingga hal tsb mengganggu harmonisasi tim dan akhirnya UUD (bukannya Ujung2 Duit tapi Ujung2nya Dikeluarin).  Nah agak bingung juga sih kalo ternyata di kehidupan kita ternyata tidak mempunyai kuasa untuk mengeluarkan org itu dr Tim.  Nah jd gimana donk?  Setelah g pikir2 akhirnya ketemu g beberapa cara di antaranya mulai dari yg jahat dulu nih gampang lah tinggal bikin dia ga betah ama kerjaan (plg sadis lagi kasih dia kerjaan setumpuk atau kerjaan yg gada hubungan ama bagian dia shg dia stres dan akhrnya mengundurkan diri) tp sebisa mgkn jgn deh pake cara ini, yg k 2 coba deh minta pendapat temen2 deket dia atau minta bantuan temen deket dia buat bilangin scr baik2 dan coba gali informasi, yg k 3 mau ga mau u jd pemimpin mst turun tangan lgsg tanyain dan coba bkn dia terbuka sama u utk ceritain maksud dan tujuannya berbuat begitu di mana hal tsb menganggu tim entah disadari/ga.  Yahhh tapi jrg sih ada Pemimpin yg mau luangin waktu sampe segitunya coz di mana2 plg susah buat bikin org buka hatinya apalagi kl trnyata dia ga bisa terbuka karena kesel sama kita entah karna suatu hal/apa.

Pusinngg… Ohhh Pusinggg.. Tapi mau dikata apa entah kita di dalam sekolah, kerjaan, ataupun usaha sendiri pasti ada kalanya kita bakal temuin hal kaya gt dan It’s our CHOICE buat milih jalan yg gampang/pilih yg lebih sulit.  Banyak karakter2 org di mana mgkn secara naluri alami kita ga cocok dengan karakter dia tapi apa mau dikata dia jadi bawahan kita.  Nah itu tuh pentingnya penguasaan emosi dan harus tetap tenang biar semuanya bisa ketemu SOLUSInya meski qt ga gt suka sama sifat dia.  Tapi teteplah mesti liat org dr sisi positifnya meski mgkn sisi positifnya ga terlalu menonjol tp tetep qt harus berpikiran POSITIF selama jd Pemimpin.  Nah makanya itu judulnyaa…. … Yah tau sendirilah ya..  Padahal qt sendiri mgkn sdh berkeluarga, punya pacar, pgn punya waktu sendiri tp tetep aja hal itu harus kita kesampingkan dulu (yg ini nih yg bikin maju salah mundur jg salah).  Ga tau deh semua itu bisa sejalan/ga di mana rasanya jd Pemimpin itu Harus Mengalah dan mendahulukan kepentingan TIM dibanding kepentingan Diri Sendiri.  Just THINK About IT!

Tags:

Alam Liar Pembuka TOPENG

Posted in: Things In LIFE,ThinkABLE by j0k3r on February 11, 2011

Masih hangat di dalam pikiran g kejadian yg belum begitu lama terjadi di hidup g yang mulai menarik sedikit demi sedikit.  Btw baca notes ttg “B a Leader is Like a Sh**t”  sebagai tambahan referensi mengenai notes ini.  Semakin banyak yg g pelajarin tentang kehidupan di dunia ini makin banyak yg lucu dan ga g mengerti kenapa sampai bisa seperti itu.  Berbagai sudut pandang telah dicoba untuk memahami namun tetap tidak ada jawaban yg pasti di dunia ini pada awalnya.

Di alam liar itu bisa terlihat banyak sekali karakter bawaan yang mungkin di dunia nyata tidak begitu terlihat menjadi terlihat dan terpaparkan secara jelas.  Orang yang awalnya kalem di kehidupan nyamannya ternyata bisa berubah menjadi ketakutan dan tidak bisa mengontrol emosi, orang yg kelihatannya penakut tapi ternyata masih bisa diandalkan, org yg cuek dan ga peduli untuk berpartisipasi tetep aja cuek.  Banyak banget deh sesuatu yg terlihat saat kita dihadapkan pada pilihan sulit di mana qt merasakan suatu keadaan yg tidak nyaman dan benar2 membingungkan saat harus bareng-bareng mencapai suatu tujuan.  Keliatan jelas org yg hanya peduli pada dirinya sendiri, mau enaknya, ga mau bantu, malas, tidak menempatkan posisi pada posisi orang lain dan berbagai hal jelek lainnya tapi tidak sedikit juga terlihat hal2 positif yang keluar dari diri orang lain seperti kemampuan untuk mengajak teman berpartisipasi, pantang menyerah, kemampuan berpikir tenang, dan hal2 positif lainnya.

Memang entah kenapa di hadapan alam kita menjadi tidak berdaya sama sekali/terlihat karakter bawaan kita di mana meskipun kita ingin sekali menutupi kelemahan2 kita sehingga terlihat baik namun di hadapan alam semua itu terkoyak dan menampilkan diri kita yang sesungguhnya.  Mungkin sadar tidak sadar kita tahu bahwa sebenarnya kita pasti terlihat seperti apa adanya diri kita di hadapan alam.  Perilaku-perilaku dan ucapan kita di alam yg mana hal itu ternyata bisa menjadi boomerang bagi diri kita dan orang2 yg berpartisipasi di dalamnya.  Entah ada suatu kekuatan apa yg memaksa kita agar tidak congkak dan angkuh dalam bertindak maupun berkata-kata di alam.  Tidak ada yg tahu kekuatan apa yg ada di balik alam.

Huhhh… bingung jg mau tulis apalagi.  Tapi sesuai judulnya akan tiba saatnya kita berhadapan dengan kekuatan alam di mana hal itu akan berbalik langsung dan mengarah kepada diri kita manusia.  Manusia bisa saja berkoar melakukan segala sesuatu demi alam namun ingat lah bahwa alam itu bisa membalas kecongkakan, keangkuhan dan kemunafikan kita berpuluh-puluh kali dari apa yg kita lakukan kepadanya.  Jadikanlah alam dan manusia menjadi selaras dan seimbang peranannya di dalam kehidupan ini.  Janganlah saling menganggu dan terlalu serakah di mana keserakahan itu akan berbalik memangsa diri kita sendiri dan menyebabkan hati kita menjadi gelapp….

Tags: