Belajar dari Ketidak SEMPURNA an

Posted in: ThinkABLE by j0k3r on February 11, 2011

Duhhh… kenapa sih g begini dan kenapa g ga begitu..  Sering banget kita ngomong ke diri kita dan menanyakan tentang hal tersebut.  Dalam diri pengen deh kita memperbaiki kesalahan yang terjadi akibat hukum sebab akibat dan terkadang kita menyalahkan orang lain atas hal yg tidak diinginkan terjadi.  Semua itu adalah gambaran atas ketidaksempurnaan diri kita manusia (lihat notes “Sifat Dasar Manusia”).  Justru terkadang dari ketidaksempurnaan itu kita menjadi belajar lebih banyak hal tentang kehidupan ini baik yg dialami oleh diri sendiri maupun tercermin pada orang lain.

Bersyukurlah mereka yg merasa dirinya sempurna dan tidak ada lg yg diperlukan untuk diperbaiki di dalam dirinya namun yg mana hal tersebut membuat dirinya bagaikan katak dalam tempurung yg tidak bisa melihat bahwa justru banyak ketidaksempurnaan pada dirinya.  Bersyukurlah orang yg tau dirinya tidak sempurna dan mencoba untuk memperbaiki kesempurnaannya meski kesempurnaan bukanlah sesuatu yg bisa dicapai oleh umat manusia yg telah kotor jiwanya semenjak lahir.  Tidak ada yg sempurna selain YG DI ATAS (Tuhan/Allah atau apapun sebutan dari kita umat manusia kepada Sang Pencipta).

Ketidaksempurnaan dapat dibagi 2 baik secara lahiriah(fisik) maupun batiniah (mental).  Taukah kalian bagaimana perasaan orang yg jelek atau fisiknya tidak sesuai dengan gambaran iklan2 yg sering muncul di TV maupun media lainnya?  Mereka yg secara fisiknya tidak sempurna/tidak sesuai gambaran akan merasa tidak Percaya Diri, mengutuk diri sendiri maupun orang tua dan kepada Pencipta, dan masih banyak hal negatif lainnya di mana hal ini akan menciptakan ketidaksempurnaan pada mental mereka.  Mereka yg berada pada keadaan ini jikalau dapat mulai menerima diri apa adanya akan dapat lebih menikmati hidup dan tidak menyalahkan diri maupun sekelilingnya dan akan melakukan segala yg dapat meningkatkan nilai dirinya.  Dulu saya orang yg gemuk sekali dan saya tau bagaimana tidak enaknya menjadi seperti itu di mana saya sering sakit dan banyak hal yg membuat saya kesal dengan keadaan yg ada di dalam diri saya.  Untunglah hal itu bisa dilewati berkat dukungan keluarga saya di mana saya dibatasi untuk makan agar tidak terlalu gemuk meski saya kesal kenapa saya pengen makan tapi tidak diberi…. Hehehe… Jadi lucu mengingatnya.  Tapi benar saya merasa dengan kondisi ketidaksempurnaan fisik saya, saya kesal dan malu bila dibandingkan dengan saudara seumuran maupun teman yg jarang sakit dan pintar di kelas.  Untunglah saya masih termasuk orang yg cuek dan lebih focus pada apa yg menjadi keinginan saya.

Kondisi tidak sempurna secara mental/batiniah umumnya sulit dilihat karena biasanya orang tersebut kebanyakan mempunyai fisik yg boleh dibilang sempurna (meski gada yg sempurna sih pastinya).  Kita melihat dia kaya, ganteng/cantik, tubuhnya atletis/sexy, dan masih banyak hal menarik mengenai fisik lainnya.  Tapi terkadang sesuatu yg bagus dari luar belum tentu seperti itu begitu kita melihat ke dalamnya ambil contoh saja Cowo keren ganteng dengan tubuh atletis dan kaya ga punya pacar sampai sekarang kenapa coba? Ternyata karena dia GAY.  Bukannya saya menyalahkan gay tapi itu bukanlah salah orang tersebut karena itu merupakan bawaan dari sejak dia lahir atau malah bisa jadi karena pengaruh lingkungan (cth : orang tua yg menginginkan anak perempuan memperlakukan anak lakinya seperti perempuan yg mana ini mempengaruhi mental anak tsb).  Bagi yg mengalami ketidaksempurnaan di bagian ini akan merasa sangat sulit sekali karena kondisi seperti ini biasanya khusus dan susah bagi orang biasa memahami perasaan orang yg mengalaminya.

Semua kejadian tuh hamper saling berhubungan satu sama lain.  Ketika kita mengalami ketidaksempurnaan di salah satu bagian akan berakibat ke bagian lain juga.  Yg paling susah untuk diatasi adalah yang mengalami ketidaksempurnaan di ke 2 bagian tersebut khususnya di bagian mental.  Tapi dari kejadian tersebut baik kita yg mengalami sendiri maupun orang lain kita memperkaya wawasan kita dan hal tersebut dapat membantu orang lain yg mengalami masalah yang sama.  Memang tidak mudah untuk melewati ketidaksempurnaan yang ada di diri kita maupun membantu mengatasi ketidaksempurnaan di diri orang lain.  But itulah menariknya duniaaa  broo…  Kalo semua berjalan monoton dan tidak ada sesuatu yg ganjil rasanya hidup menjadi kurang berwarna.  Hidup memang penuh dengan cobaan tapi tetap kita harus menganggap bahwa  itu adalah TANTANGAN dalam HIDUP.

Tags:

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment