Pages
Categories
Archives
Meta
Pages
Categories
Archives
Berkata JUJUR itu SAKIT!!!
Posted in: Things In LIFE by j0k3r on February 11, 2011
Hidup ini kadang susah bila dilihat lihat. Di manakala kita berbuat baik terkadang hal itu membuat sebagian orang tidak suka. Di manakala kita berbuat jahat sebenarnya tidak semua orang tidak suka tapi ternyata diam2 mendukung karena dia tidak bisa melakukan itu dan berharap ada yang mewakilinya. Itulah hidup banyak hal-hal yang masih tidak kita mengerti dikarenakan ketidasksempurnaan kita. Bayi yang awalnya masih polos dan lugu namun dikarenakan pengaruh luar maupun yang terdekat dapat menjadi kotor jiwanya. Banyak kasus-kasus seperti yang saya sebut di atas di mana ada orang tua sibuk dengan pekerjaannya dan anak-anaknya ditelantarkan dan diserahkan begitu saja kepada suster untuk menggantikan mereka. Lantas apa gunanya mereka dilahirkan bilamana anak2 itu hanya dilahirkan untuk tujuan tertentu seperti penerus, atau lain sebagainya. Orang tua yang tidak mengurus anaknya seringkali memanjakan anak-anaknya dengan hal materiil bukan dengan kasih sayang sehingga banyak dari generasi penerus selanjutnya akan menjadi manusia yang congkak dan kurang kasih sayang. Sekian banyak hal-hal dibahas dan dibicarakan dari waktu ke waktu mengenai karakter manusia tapi sedikit sekali yang memahami arti sebenernya.
Terkadang hal yang penting akan menjadi tidak terdengar dan tidak tersampaikan ke dalam diri kita di mana kita tidak semudah itu bisa menerima sesuatu yang buruk mengenai kita dengan bijak. Mungkin dengan entengnya kita berucap bahwa kita tidak keberatan tentang orang2 yang berkata buruk mengenai kita tapi dalam hati kadang kita merasa tidak enak dan ingin melakukan pembelaan. Yahh tapi hal ini sudah dialami diri kita baik kita sadari atau nga.
Pernah nga kalian berada di dalam kondisi di mana orang meminta pendapat kita mengenai dirinya? ….. Coba pikirkan saat2 di mana anda diajukan pertanyaan seperti itu. Tentunya orang yang bertanya kepada anda mengharapkan jawaban yang baik dari anda (posisikan diri anda di posisi penanya). Bagi yg ditanya mungkin kita bingung mau berkata seperti apa dan biasanya kita memilih cara teraman dalam menjawab pertanyaan itu dan hanya berkata sekedarnya dan yang terlihat baik saja. Yah tentunya hal ini membuat sang penanya senang dan bagi yg ditanya tidak usah bertengkar ataupun berselisih. Ada kejadian di mana di dalam suatu organisasi kita harus membeli sesuatu yang dapat dipakai secara bersama-sama di tim tersebut. Tapi apakah semua orang akan setuju untuk bersama-sama membeli barang tersebut? Bisa saja sesuatu tersebut ternyata tidak sesuai dengan anggota lainnya dan beberapa anggota menolak untuk membeli barang tersebut dikarenakan mereka juga jarang memakai alat itu.
Coba kita lihat dari 2 sisi baik dari yg mengajukan untuk bersama-sama membeli dan yang menolak membeli. Di sisi yg mengajukan memang lebih mudah bila semuanya membeli barang tersebut dan hal itu tentunya akan meringankan biaya dalam membeli barang tsb, menyenangkan karena semua meski pake sebentar tetap berpartisipasi patungan dan tentu saja yang mengajukan itu yang mengurus (yah g taulah repotnya jadi pengurus karena g jg pernah jd ketua tapi yah tetep harus ada demokrasi). Di sisi yang menolak sebenernya kalo mo dilihat dari sisi HAM masing2 individu berhak mempunyai pendapat sendiri dan berhak menolak sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya bila kita memaksa maka itu akan melanggar HAM. Pihak yang menolak pun sebenernya kalo boleh dibilang mungkin saja mempunyai pemikiran yang berbeda dan sudut pandang yg berbeda di mana yg kita tidak tahu. Kadangkala sesuatu yang dipaksakan mungkin pada awalnya baik namun belum tentu baik pada akhirnya. Sebagai pihak yang mengajukan mau ga mau harus bisa mengikhlaskan kalo yg tidak mau patungan dikarenakan hanya pake sebentar/jarang. Yah tapi lebih baguslah bila terang-terangan terbuka menyatakan tidak mau patungan daripada kita berbicara di belakang di mana tentunya hal itu akan lebih tidak mengenakkan bagi kondisi organisasi itu ke depannya.
Pernah ada kejadian lucu di mana saya pernah berada di kondisi situasi saya ditanyakan oleh kenalan saya saat kuliah dulu. Saat telponan ditanya “Eh menurut u g gimana orangn ya?” yah berhubung g orangnya cuek yah g jawab lah ju2r apa yg ada di pikiran g di mana yah banyakan hal2 jelek yg g kasi tau ama dia (Maklum ada bel Character Building pas di kul dulu hehehe…). Yah buntut2 dari kejujuran g yah ternyata dia kaya sakit hati gitu (karakter sanguin) dan ga terima perkataan g (semacam self defense lah). Memang sih kalo g ditempatin di dia mungkin g bisa seperti itu tapi kl dipikir2 lagi dari pengalaman itu pertanyaan yg plg sering g pake “Menurut u hal2 yg perlu diperbaiki/jelek ttg g apa sih?”. Anggapannya sih kita harus jelas mau nanya untuk mendapatkan jawaban yg kita harapkan. Tp kl dipikir-pikir bukannya lebih bagus ya kl kita bertanya ttg kekurangan kita tapi bukannya kita ga PD atau lain sebagainya. Tanpa sadar kan sebenernya bisa saja kita melakukan suatu kebiasaan yg buruk dan kita tidak sadar. Nahhh balik lagi ke pertanyaan tadi “Menurut u g gimana orgnya”. Saat g jawab JUJUR ttg pertanyaan ini sebenernya sakit juga sih pas ngomongnya. KENAPA? Karena g takutnya org yg g jawabin agp g SOK Tau dan anggapannya tuh kalo ngomong ju2r kaya nusuk jarum ke org yg nanya. Tapi yah gausah munafik segala lah meski lg PDKT atau apa. Prinsip g kan lebih enak kalo ga Cocok di awal lgsg bubar daripada agp Cocok2 aja tp ternyata Cocok PALSU.
Hidup itu memang tidak mudah terkadang di satu situasi jujur itu diperlukan tapi di situasi lainnya jujur itu bisa jadi malah menjadi bumerang bagi kita. Tapi cobain deh kasus di atas apakah dapet jawaban yg sama atau tidak ky g (Tp liat karakter dia juga ya jgn2 malah disimpen di hati). Susah emang di satu sisi kita ingin menghindari perselisihan namun harus dgn berbohong. Kalo kita jujur ehhh jadi2nya malah berantem padahal masalahnya sepele mungkin (kaya bersifat material gt kaya beli barang, dll). Baik di situasi kerja ataupun situasi seperti apapun janganlah KERAS KEPALA dan cobalah mendengar MASUKAN orang lain meskipun itu terkadang menyakitkan. Tantangan berkata JUJUR : jadilah TEGAS dan jangan TAKUT mengutarakan pendapat meski kadang hal itu SAKIT dan bisa membuat berantem. Andai semua orang bisa Memposisikan DIRI di posisi orang lain dan bersifat terbuka menerima masukan mungkin di masa depan dunia akan menjadi damai dan lebih indah. SALAM Dashyat…..
No Comments »
No comments yet.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL