Pages
Categories
Archives
Meta
Pages
Categories
Archives
Ciri Khas Imlek
Posted in: Things In LIFE by j0k3r on October 22, 2009
Tahun Baru IMLEK
Warna merah merekah terlihat hampir di seluruh aktivitas kegiatan ktia sehari-hari baik itu di mal, kantor,
tempat kita berolahraga, di rumah, dan di tempat-tempat perbelanjaan. Lagu-lagu China terdengar berkumandang di
tempat-tempat pedagang menjajakan lagu untuk merayakan hari raya Imlek. Baju-baju dengan segala corak dan variasi yang dipadu dengan warna merah khas Imlek dapat terlihat di kios-kios yang menjual baju, celana, topi, maupun pernak-pernik lainnya. DI pusat-pusat keramaian mau tak mau kita pasti akan takjub dengan warna merah yang terbentang di sana sini yang menghiasi hampir seluruh tempat. Lampion-lampion, barongsai, tarian naga, dan segala macam kebudayaan dari China menghiasi perayaan Imlek yang pada tahun 2006 ini jatuh pada tanggal 18 Februari 2007.
Dalam merayakan Imlek biasanya diikuti dengan membersihkan rumah, memakai baju baru, lampion-lampion, pita
berwarna merah yang menggantung di sudut-sudut rumah dan saling terhubung satu sama lain, lagu khas Imlek yang
membuat suasana Imlek semakin meriah, dan tak lupa kue-kue kering pun ikut disajikan beserta makanan dan minuman ringan lainnya. Bagi orang yang telah menikah saat Imlek mereka akan memberikan dan membagikan kebahagiaan mereka dengan amplop merah yang berisi uang, biasa disebut Angpao, baik kepada saudara maupun sesama. Terdengar ucapan khas salam Imlek yang berbunyi ‘Gong Xi Fa Cai’ yang berarti Selamat Tahun Baru di mana biasanya keluarga besar berkumpul diikuti dengan pemberian Angpao. Setelah itu perayaan Imlek berlanjut dengan berbincang-bincang sembari menikmati kue kering, kue basah, snack disertai dengan minuman.
Teringat oleh saya guyonan anak-anak yang memplesetkan salam khas Imlek dengan ‘Gong Xi Fa Cai Angpao Na Lai’
yang artinya adalah Selamat Tahun Baru Anpaonya Donk’. Hehehee…. Memang bagi anak-anak Imlek itu identik dengan Angpao karena melalui Angpao mereka dapat membeli barang yang mereka inginkan, bagi yang sedang bokek atau terkena kanker (kantong kering) dapat tersenyum karena akhirnya kantongnya tidak kering lagi. Tapi perlu diingat makna dari Imlek bukanlah hanya sekadar pembagian Imlek, tapi lebih kepada suasana kebersamaan kita baik itu terhadap Pencipta, leluhur, ayah, ibu, saudara, sesama, dan alam.